BUPATI CILACAP DINILAI TIM LOMBA TINGKAT JAWA TENGAH

Rabu, 8 Agustus 2012 23:11:42 - oleh : SKDI

HUMAS CILACAP - Tim penilai lomba Bupati peduli penanaman satu milyar pohon tingkat Jawa Tengah, Senin (6/08) mengadakan penilaian di Kabupaten Cilacap. Tim yang diketuai Ir. Penny Rahayu, terdiri dari unsur Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Biro Bina Produksi, Set Bakorluh, BLH, dan Balai pengelolaan DAS Serayu Opak Progo.
Sebelum melakukan penilaian dilapangan, Tim diterima Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam satu acara di Prasanda Pendopo Wijayakusuma Cilacap.
Dalam penjelasannya Ir. Penny menyampaikan, penilaian Bupati peduli penanaman satu milyar pohon, meliputi sejumlah kreteria antara lain, keterlibatan langsung Bupati/Walikota dalam pembuatan Surat Keputusan, Kelompok Kerja dan Posko yang mendukung program OBIT. Sekaligus upaya Pemkab Cilacap dalam menggerakan dana-dana yang berasal dari APBN, APBD dan CSR perusahaan untuk dialokasikan dalam program OBIT, serta kemitraan Pemkab Cilacap dengan Raja Jabon Indonesia.
Selain Cilacap, Tim juga akan melakukan penilaian serupa di Kabupaten Wonogiri, Karanganyar, Sragen dan Jepara. Disamping melakukan penilaian Lomba Bupati peduli penanaman satu milyar pohon, Tim juga mengadakan seleksi bagi calon penerima penghargaan OBIT. Seleksi tersebut dilakukan kepada PT. Holcim Indonesia Tbk sebagai perusahaan peduli OBIT, SMP Negeri 7 Cilacap sebagai sekolah peduli OBIT, dan Koperasi Raja Jabon Indonesia.
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dihadapan tim penilai menyampaikan, melihat fenomena alam yang sering kita jumpai saat ini, seperti terjadinya banjir, tanah longsor dan kekeringan, adalah akibat adanya degradasi lingkungan.
Untuk itu, lanjut Bupati kita harus benar-benar memperhatikan lingkungan yang ada, baik dari sisi penggunaan maupun konservasi dan pemeliharaannya. Berbagai langkah konservasi telah dan terus dilakukan oleh Pemkab Cilacap secara berkesinambungan. Baik melalui kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan dengan sumber dana dari Pemerintah, BUMN/BUMN, swasta dan swadaya masyarakat, maupun dalam bentuk kegiatan lain seperti pembentukan forum-forum komunikasi dengan steakholder.
Bupati mengemukakan, hingga akhir tahun 2010, penanganan Daerah aliran sungai/DAS, masih menyisakan lahan kritis seluas 8.272, 28 hektar, yang tersebar diseluruh Kabupaten Cilacap.
Upaya penanganan lahan kritis dan optimalisasi lahan kosong dilaksanakan dengan berbagai kegiatan penanaman. Pada tahun 2009, melalui program One Man One Tree, sesuai dengan jumlah penduduk Kabupaten Cilacap berhasil ditanam sebanyak 1.730.469 batang pohon. Jumlah tersebut, hingga 31 31 Desember 2009, realisasi pohon yang tertanam mencapai 2.560.769 batang atau mencapai 147,98 persen. Jumlah tersebut terdiri dari jenis kayu-kayuan sejumlah 2.335.572 batang dan jenis MPTS sejumlah 225.197 batang.
Pada Tahun 2010 melalui program One Billion Indonesian Trees for The World/OBIT, Kabupaten Cilacap mentargetkan sebesar 8,5 juta batang tanaman atau setara dengan 5 batang per jiwa penduduk. Dalam perkembangannya hingga 31 Desember 2011, telah tertanam 8.500.786 batang tanaman yang berasal dari sektor kehutanan sejumlah 7.672.842 batang dan dari sekot diluar kehutanan sebanyak 827.944 batang, yang berupa tanaman kayu-kayuan dan MPTS. (hromly)

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya