BIS KELUARGA TERGULING TIGA PELAJAR TEWAS PULUHAN LUKA-LUKA

Senin, 14 Januari 2013 09:15:04 - oleh : SKDI

HUMAS CILACAP - Sebuah bis yang mengangkut puluhan siswa dan penumpang umum terguling di Jalur Lingkar Selatan sekitar TPI Kemiren, Rabu (9/1) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Kecelakaan ini menyebabkan tiga pelajar tewas dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.  

Korban tewas masing-masing dua siswa SMK Boedi Utomo Cilacap yakni Ito Waluyo (19) kelas 12 dan Rufly Anka Rumbaka (17) siswa kelas 10. Keduanya adalah siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan atau TKR. Ito merupakan warga Desa Karangrena, Kecamatan Maos sedangkan Rufly merupakan warga Jalan Kauman, Kecamatan Kesugihan. Kedua pelajar ini dinyatakan tewas di tempat kejadian.

Satu korban tewas lainnya adalah Noval Andi Saputra (18) warga Desa Kesugihan Kidul RT 3 RW 1 Kecamatan Kesugihan. Ia tercatat sebagai pelajar kelas 12 Jurusan Mesin SMK dr Sutomo Cilacap. Noval meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RSPC (Rumah Sakit Pertamina Cilacap).

Sementara sekitar 21 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Semua korban adalah para pelajar baik dari SMK Sutomo dan Boedi Utomo maupun SMA Negeri 3 dan sejumlah sekolah lainnya yang rata-rata warga luar kota Cilacap.

Kecelakaan terjadi saat bis PO.Keluarga bernomor polisi R 1423 CB melaju kencang dari arah PLTU Karangkandri menuju Terminal Bis Cilacap. Sang sopir Hadi Siswoyo Sudiyo (53) warga Jalan Provinsi RT 1 RW 9 Desa Karangjati, Sampang berupaya untuk melewati banyaknya lubang di tengah jalan. Hingga sampai disekitar TPI Kemiren, upayanya tak berhasil. Bis yang diperkirakan berisi 40 penumpang itu oleng saat berusaha menghindari lubang. Dalam kecepatan tinggi, bis langsung terguling hingga berbalik arah.

"Kita mencoba untuk mengevakuasi para korban. Ada yang tewas dan lainnya kita bawa ke rumah sakit" tandas Wirya seorang nelayan warga Kemiren yang mengaku mengetahui secara persis peristiwa kecelakaan tersebut.

Polisi masih menyelidiki penyebab sebenarnya dari kecelakaan maut tersebut. Kurang hati-hatinya sang sopir menjadi salah satu faktor penyebab. Lainnya adalah kondisi jalan yang berlubang dinilai banyak pihak sebagai penyebab utama. "Makanya kami meminta agar pemerintah segera secara serius menangani kondisi infrastruktur yang rusak agar kecelakaannya tidak bertambah banyak" jelas anggota DPRD Cilacap, H.Sudarno. (AP).

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya