BANYAK SISWA BELUM BISA BACA AL QURAN

Selasa, 1 November 2016 16:21:07 - oleh : dony


CILACAP - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap terus mensosialisasikan pentingna pendidikan agama bagi remaja. Salah satu fenomena yang kini menjadi sorotan, yakni masih banyaknya siswa yang belum dapat membaca Al Quran. Ketua Kelompok Keja Penyuluh (Pokjaluh) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, A’id Mustaqim menjelaskan, hal ini cukup disayangkan mengingat Cilacap merupakan kota santri, di mana mayoritas penduduknya secara umum telah pandai mengaji. Namun berdasarkan pantauan, masih banyak siswa terutama yang berasal dari SMP dan SMA belum bisa membaca Al Quran. Kondisi tersebut, menurut A’id, mencerminkan kurangnya pembinaan agama di lingkungan keluarga. Di sisi lain, hal ini menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam di sekolah-sekolah belum berhasil. Untuk itu pihaknya meminta segenap pengawas untuk meningkatkan fungsi kontrol dan kepengawasannya, kepada guru-guru pendidikan agama Islam di wilayah kerja masing-masing. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pendidikan agama di sekolah sehingga siswa lulusan SD, minimal sudah bisa membaca dan menulis huruf hijaiyah. A’id menambahkan, Kementerian Agama RI sebenarnya telah mencanangkan program Maghrib Mengaji, untuk mendorong siswa agar mempelajari baca tulis Al Quran. Program ini sebenarnya dapat dikolaborasikan dengan Gerakan 1821 yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, agar pelaksanaannya lebih optimal. Selain agar lebih fokus dalam kegiatan belajar, melalui program ini diharapkan orang tua siswa dapat mendampingi putra putrinya saat belajar. Sehingga orang tua dapat memantau perkembangan belajar dan mengetahui perkembangan karakter  siswa yang bersangkutan.(don)


Foto : Ilustrasi

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya