BESOK, HASIL VERIVIKASI GTT/PTT DIUMUMKAN

Kamis, 11 Januari 2018 15:24:43 - oleh : dony


CILACAP - Pemerintah Kabupaten Cilacap akan mengumumkan hasil verivikasi guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, Jumat (12/1/2018). Rencananya hasil verivikasi tersebut akan dipaparkan oleh Plt. Sekda Cilacap, Farid Ma’ruf, dihadapan Bupati, stakeholder, dan counterpart bidang pendidikan di ruang rapat Jalabhumi Setda Cilacap. 


Kepala Dinas P dan K Cilacap, Warsono mengungkapkan, beberapa pihak terkait juga akan hadir seperti kepala UPT, kepala atau perwakilan SD dan SMP, perwakilan GTT/PTT, OPD terkait, termasuk Tim Verivikator.


“Nanti akan ada rapat lanjutan. Kemarin saya sudah presentasi di hadapan Plt. Sekda dan teman teman OPD serta Verivikator terkait pelaksanaan verivikasi yang telah dilaksanakan”, kata Warsono, Kamis (11/1/2018).


Warsono menjelaskan, secara umum ada sekitar 4.300 an GTT/PTT yang memenuhi persyaratan utama yaitu berpendidikan minimal S1, sarjana pendidikan atau umum dengan akta 4, serta linear atau mengajar sesuai bidang keahliannya. Setelah dinyatakan lulus verivikasi, Pemkab Cilacap akan menerbitkan Surat Perintah Tugas (SPT).


Penerbitan SPT ini sesuai amanat Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah, agar seluruh GTT/PTT  yang terverivikasi mendapatkan honorarium dari dana BOS.


“Saya sudah konsultasi ke Jakarta. Yang dimaksud adalah pemerintah daerah harus tahu bahwa ada wiyata bakti, diwujudkan dalam bentuk konsolidasi yang tertuang dalam SPT sesuai pengajuan kepala sekolah”, tambah Warsono.


Sementara itu ada angin segar bagi GTT/PTT terverivikasi, terkait penerimaan CPNS formasi umum Tahun Anggaran 2018. Pemerintah pusat memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah, untuk mengusulkan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cilacap. 


Di Kabupaten Cilacap, kebutuhan guru untuk memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) mencapai 4 ribuan orang. Akan tetapi belum diketahui apakah formasi tersebut akan dibuka untuk umum, atau memprioritaskan GTT PTT.


“Harapan kita khusus GTT/PTT, sehingga kawan-kawan kita dapat berkompetisi. Terlebih untuk kompetensi bidang mereka unggul karena berpengalaman dan menguasai materi di lapangan”, tegasnya.


Adapun untuk GTT/PTT yang belum lulus verivikasi, Warsono menegaskan, mereka akan menjadi tanggung jawab penuh komite sekolah. Nantinya juga akan dievaluasi apakah GTT/PTT tersebut masih relevan dengan kebutuhan. Kedepan, Dinas bahkan akan menerbitkan aturan agar pengangkatan GTT/PTT oleh komite harus sepengetahuan dinas, agar tidak terjadi over kuota SDM di jajaran pendidikan.(don)


Foto : Aksi damai GTT/PTT di Alun-alun Cilacap beberapa waktu lalu (dok)

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya