4.366 GTT/PTT CILACAP LULUS VERIVIKASI

Jum`at, 12 Januari 2018 17:19:14 - oleh : dony


CILACAP - Sebanyak 4.366 guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) di jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap dinyatakan lulus oleh Tim Verivikator. Mereka telah memenuhi kualifikasi pendidikan S1 sarjana pendidikan dan umum dengan Akta IV, dan mengajar sesuai bidang keahliannya (linear).  


Kepastian tersebut disampaikan Plt. Sekda Cilacap, Farid Ma’ruf  di hadapan seluruh stakeholder dan counterpart jajaran pendidikan pada pertemuan di ruang Jalabhumi Setda Cilacap, Jumat (12/1/2017) siang. Rapat dibuka oleh Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, dihadiri Wakil Bupati Syamsul Aulia Rachman, pejabat Setda Cilacap, Kepala Dinas P dan K Cilacap, Warsono, dan Sekretaris Dinas, Wuyung Sulistyo Pambudi, Kepala UPT jajaran, kepala sekolah, serta perwakilan GTT/PTT.


“Hasil verivikasi GTT/PTT akan ditindaklanjuti dengan penerbitan Surat Perintah Tugas (SPT) dari Pemkab Cilacap sebagai dasar kepala sekolah untuk membayar honor dari dana BOS yang diterima tiap sekolah, sebagaimana diatur Permendikbud Nomor 26 Tahun 2017 tentang Juknis Dana BOS”, kata Farid.


Rinciannya, GTT TK, SD, dan SMP yang lolos verivikasi sebanyak 3.480 orang. Pendataannya dibagi dalam dua tahap. Yakni data per 1 Januari 2014, GTT TK dan SD sebanyak 2.495 orang, sedangkan GTT SMP 222 orang dengan jumlah total 2.717 orang. 


Adapun setelah 1 Januri 2014 hingga Desember 2017, GTT TK dan SD sebanyak 605 orang, dan SMP 158 dengan jumlah total 763 orang. Sementara untuk PTT yang tersebar di SD dan SMP negeri se-Kabupaten Cilacap sebanyak 886 orang.


“Ini adalah data terakhir, sudah final. Tadi kami sempat diskusi cukup lama hingga pukul 11.50 WIB karena datanya dinamis. Tapi untuk yang sekarang tidak boleh ada perubahan lagi”, tegasnya.


Bantuan Transportasi


Seluruh GTT/PTT yang terverivikasi akan mendapat bantuan transportasi (bantras) sebesar Rp 500.000 dari kegiatan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan non PNS dengan anggaran Rp 25,7 miliar dari APBD Cilacap. Mereka juga mendapat insentif Rp 90.000 per orang dari kegiatan pendamping BOS dengan anggaran total Rp 4,6 miliar. Jumlah itu masih ditambah dengan 15 persen alokasi dana BOS, dengan nominal bervariasi di tiap sekolah.


“Total tambahan kesra baik dari bantras maupun insentif untuk GTT/PTT yang sudah dialokasikan pada ABPD Cilacap 2018 per orang Rp 590.000 dengan total anggaran Rp 30,3 miliar. Naik Rp 290.000/orang dari besaran kesra tahun 2017”, tambah Farid.


Khusus GTT/PTT yang bekerja di Kelurahan Kutawaru mendapat bantras Rp 800.000/bulan. Sedangkan GTT/PTT di Kecamatan Kampung Laut mendapat bantras Rp 1.000.000/bulan. Total anggaran untuk bantras khusus ini sebesar Rp 926,4 juta. Surat Penugasan dari Pemkab Cilacap, tambah Farid, ditetapkan mulai Januari 2018. Sehingga bantras dan insentif pendamping BOS diterimakan per Januari 2018, dan khusus GTT PAUD mendapat insentif Rp 200 ribu.


Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman berjanji, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kesejahteraan GTT/PTT. Namun dia juga berpesan kepada seluruh pihak agar tidak menyudutkan pemerintah dalam penyelesaian persoalan GTT/PTT di Cilacap. Terutama dalam menerima dan menyebarluaskan informasi di media sosial.


“Ini masalah bersama yang kompleks. Tapi kami berkomitmen memperjuangkan nasib guru dan pendidikan di Kabupaten Cilacap. Mari kita bijaksana menggunakan media sosial”, kata Wabup.(dony) 


Foto : Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama segenp pejabat Setda dan jajaran Dinas P dan K Cilacap saat mengumumkan hasil verivikasi GTT/PTT, Jumat (12/1/2018).

versi cetak

Berita Kabupaten Lainnya